BALAI DESA SEDAYU (4)

KONSULTASI PUBLIK PHJD PAKET WONOSOBO-KEJAJAR-DIENG DI BALAI DESA SEDAYU

Sehubungan dengan kegiatan Preservasi dan Pelebaran Jalan Wonosobo – Kejajar – Dieng pada Program Hibah Jalan Daerah KSPN Borobudur Provinsi Jawa Tengah Dinas PU BMCK Mengadakan Konsultasi Publik dengan mengundang kelompok masyarakat (termasuk perempuan dan disabilitas) disemua paket yang telah terkontrak yang dilaksanakan di Balai Desa Sedayu, Jalan Purworejo KM 14 Tanggal 11 Juni 2021

GANEFO12PERSEN (6)

Ganjar Cek Pembangunan Flyover Ganefo Mranggen; Sudah Berjalan 12 Persen

DEMAK – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek pembangunan flyover Ganefo Mranggen, Selasa (20/4). Pengecekan dilakukan untuk mengetahui progres pembangunan sekaligus memastikan tidak ada persoalan berarti dalam pembangunan proyek itu.

Didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Cipta Karya, Haning Triyono dan pelaksana proyek, Ganjar meminta laporan progres pekerjaan pembangunan flyover Ganefo. Dari laporan yang diterimanya, pembangunan baru berjalan 12 persen.

“Masih berjalan 12 persen. Memang ini problem cukup lama, masyarakat mengeluh di sini kerap macet. Alhamdulillah sudah mulai dikerjakan, saya cek langsung dan pekerjaan berjalan lancar,” kata Ganjar.

Dari pantauannya itu, ia mengatakan tidak ada laporan kendala berarti. Hanya saja, pembangunan jalan darurat mengalami kendala karena harus melintasi rel kereta api.

“Masalahnya hanya soal jalan darurat yang harus kerjasama dengan PT KAI. Komunikasi sudah dan PT KAI siap bantu untuk mempercepat. Sejauh ini tidak ada kendala, hanya jalur darurat itu saja, lainnya oke,” terangnya.

Selain meninjau pembangunan flyover Ganefo, Ganjar juga menyempatkan diri mengecek perbaikan jalan yang ada di sekitar flyover. Ia meminta pembangunan memperhatikan kualitas dan lingkungan.

“Termasuk kita membereskan jalan di sekitarnya yang kondisinya lumayan rusak. Jadi sekarang kita cor semua sehingga masuk flyover nanti lancar,” ucapnya.

Ganjar menerangkan bahwa proyek pembangunan flyover Ganefo Mranggen ditargetkan selesai pada Maret 2022 mendatang. Ia meminta masyarakat bersabar dan memberikan dukungan.

“Ini masih agak panjang waktunya, bagi masyarakat yang tiap hari melintas jalur ini, tolong sabar. Kita butuh bantuan masyarakat untuk tertib lalulintas, mau antri dan ikuti aturan polisi agar tidak terjadi kemacetan. Mari kita menjaga bareng-bareng, kami akan berusaha kerjakan secepatnya,” tutupnya.

Sementara itu, Kadinas PU Bina Marga dan Cipta Karya, Hanung Triyono menerangkan, flyover Ganefo Mranggen dibangun dengan total anggaran Rp109 miliar. Nantinya, flyover akan memiliki panjang 1,3 km dan melintas di atas jalur rel kereta api.

“Target selesai Maret 2022. Sampai saat ini berjalan lancar. Hanya ada sedikit masalah teknis dengan PT KAI terkait jalur darurat. Kami sudah komunikasi dan minggu ini kami selesaikan,” katanya.

RPT LAUNCHING WEB JAKON-BG (4)

Rapat Launching Website Jasa Konstruksi dan Bangunan Gedung

SEMARANG – Hari Senin, 12 April 2021 dilakukan pembahasan launching Website SIJAKONS atau Sistem Informasi Jasa Konstruksi Provinsi Jawa Tengah. Website yang dibuat oleh Balai Jasa Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah ini memberikan informasi mengenai Harga Satuan Dasar (HSD). HSD yaitu harga komponen dari mata pembayaran dalam satuan tertentu, misalnya bahan (m, m2, m3, kg, ton, zak, dan sebagainya), peralatan (unit, jam, hari, dan sebagainya), dan upah tenaga kerja (jam, hari, bulan, dan sebagainya).

Melalui website ini diharapkan makin banyak masyarakat yang mendapatkan kemudahan dalam mengakses HSD sehingga masyarakat tidak perlu repot untuk mencari informasi mengenai HSD.

1617864023664-b2_detail

Jadi Mandor Penataan Borobudur, Ganjar Respon Cepat Kendala Di Lapangan

MAGELANG -Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memenuhi janjinya menjadi mandor proyek penataan kawasan Borobudur pada Kamis (8/4/2021). Sembari gowes, Ganjar berkeliling Magelang untuk memantau sejumlah proyek yang sedang berlangsung.

Beberapa proyek yang dikunjungi Ganjar antara lain, proyek pengolahan sampah di Desa Tuksongo, pembangunan community center Desa Kembanglimus, pembangunan gerbang Palbapang dan pengembangan desa akses budaya Mendut-Pawon, di Desa Bojong, Magelang.

Tidak hanya mengecek progres pembangunan, Ganjar juga menanyakan secara langsung permasalahan yang dihadapi. Misalnya, saat meninjau pembangunan gerbang Palbapang, Ganjar mendapat laporan adanya kendala tiang listrik di lokasi proyek.

Ganjar merespon laporan itu dengan langsung meminta Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Peni Rahayu, untuk menelpon langsung General Manager PLN. Setelah ditelpon, persoalan itu langsung selesai.

“Ini konsekuensi setelah saya minta izin ke Pak Menko untuk jadi mandor, saya harus memantau secara langsung. Sehingga persoalan seperti dengan PLN tadi, bisa langsung telpon GM dan selesai. Secepat itu sebenarnya kita menyelesaikan masalah di lapangan,” kata Ganjar.

Begitupun saat Ganjar menemukan persoalan pembangunan yang harus merubah tata ruang. Ganjar langsung bicara dengan Pemerintah Kabupaten Magelang, dan segera diproses.

“Maksud saya, yang pernik-pernik (persoalan) seperti ini bisa cepat (diatasi). Kalau ada yang ‘tersumbat, harus dibolongi’. Nanti (persoalan) yang butuh kebijakan lebih besar, tentu kami konsultasi dengan pusat. Jadi hari ini, saya menjalankan tugas mandor itu,” ucapnya.

Dari pantauannya, sejumlah pekerjaan fisik di kawasan Borobudur sudah berjalan. Setidaknya, ada 13 titik pekerjaan fisik yang sedang dikerjakan.

“Saya lihat progresnya bagus, sudah ada yang dibangun, ada di satu lokasi progresnya sampai 6 persen. Saya minta ada laporan mingguan, sehingga bisa kami pantau,” tegasnya.

Selain itu, ada pula pengolahan sampah di sejumlah titik di Borobudur yang ditinjaunya. Ganjar optimis, pengembangan itu akan membuat kebersihan lingkungan lebih terjaga.

“Bagus tadi saya tengok, pengolahan sampahnya terpadu, kebersihan terjaga. Kalau semua sampah di Borobudur bisa ditangani dengan baik, ini akan bagus,” tegasnya.

Meski pembangunan fisik telah berjalan, namun ia ingin penataan kawasan Borobudur juga merambah pembangunan non fisik, seperti event, sport tourism, seni, budaya, balkondes, partisipasi masyarakat dan lainnya.

“Jadi penataan ini harus menyeluruh, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Kepala Satker Permukiman Wilayah 1 Jateng Kementerian PUPR, Dwiatma Singgih mengatakan, progres pembangunan seluruh proyek di Borobudur sekitar 7 persen. Pihaknya akan terus mengebut dan ditargetkan 13 titik lokasi pembangunan fisik selesai pada akhir tahun ini.

“Kami senang karena pak Ganjar memantau secara langsung. Kami akan berupaya mempercepat pekerjaan dan beliau sudah komitmen kalau ada kendala langsung dilaporkan,” kata Dwiatma.

“Nanti tiap minggu akan kami laporkan progresnya, agar kalau ada hambatan bisa dicarikan solusi bersama,” tambahnya.

Sumber: https://humas.jatengprov.go.id/detail_berita_gubernur?id=5073

KANAL ADUAN

Kanal Pengaduan BPBD Kabupaten/Kota di Jawa Tengah

Perlunya suatu kanal dalam menampung aspirasi masyarakat membuat Kabuptan/Kota di Jawa Tengah terus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.
Dengan memanfaatkan kanal website maupun social media, masyarakat dapat melaporkan keluhan, aduan, kritik maupun saran kepada pemerintah sehingga terwujud pembangunan yang lebih baik.
Dari kanal yang sudah disediakan oleh Kabupaten/Kota, diharapkan masyarakat dapat membantu mengawasi jalannya pemerintahan serta turut serta dalam pengawalan pelayanan publik.
Berikut daftar kanal aduan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Tengah:

DSC_1040

LAUNCHING APLIKASI CINTA LAPANGAN DAN PEMBAYARAN CASHLESS

SEMARANG – Selasa, 09 Maret 2021, diadakan Launcing aplikasi Cinta Lapangan dan sistem pembayaran “Cashless “ oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya bertempat di BPJ Tegal.
Aplikasi cinta lapangan adalah aplikasi pekerja lapangan yang memudahkan pekerja, pada aplikasi terdapat fitur presensi dan riwayat presensi yang di gunakan para pekerja, para pekerja lapangan dapat langsung melakukan presensi dengan mengunggah foto diri pada saat akan bekerja, dan kemudian data akan tersimpan pada riwayat presensi dan tercatat pada dokumen pdf presensi, fitur fitur pada aplikasi akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan untuk memudahkan pekerja dalam bekerja.
Dengan adanya aplikasi ini diharapkan konsultan di lapangan semakin tertib dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan dengan optimal.
Selain launching Aplikasi Cinta Lapangan, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah juga melaunching sistem pembayaran “cashless” untuk POKMAS (Kelompok Masyarakat) Bina Marga. Pokmas merupakan kelompok masyarakat miskin yang diberdayakan oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya untuk membantu proses pengerjaan jalan seperti tambal lubang dan pembersihan rumija.