2024

Manajemen Ruas Jalan Tuntas Dalam Upaya Penanganan Dan Pemeliharaan Jalan Provinsi Di Jawa Tengah
Jalan sebagai salah satu sarana transportasi merupakan urat nadi kehidupan
masyarakat mempunyai peranan penting dalam usaha pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara. Provinsi Jawa Tengah terbagi dalam 35 Kabupaten/Kota dengan luas wilayah 32.801 km² memiliki Panjang Jalan yang termasuk dalam kewenangan Jalan Provinsi ialah 2.440,12 Km dengan total Ruas sebanyak 173 Ruas, terletak pada posisi strategis, menjadikan kualitas infrastruktur jalan, jembatan, dan bangunan pelengkap sebagai pondasi utama dalam kelancaran mobilitas antar daerah.
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah,
mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah bidang jalan, jembatan dan keciptakaryaan. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan tupoksi, maka diperlukan pengelolaan sumber dana dan sarana prasarana demi mewujudkan kinerja pemerintah yang efektif dan efisien.
Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah mengembangkan
pengelolaan jalan melalui MANAJEMEN RUAS JALAN TUNTAS (MAS LANTAS).
- Manajemen Ruas Jalan Tuntas tersebut meliputi :
Optimalisai sumber daya yang ada melalui penanganan dan pemeliharaan jalan provinsi dengan menetapkan Skala Prioritas jalan di lokasi ruas jalan strategis Jawa Tengah. - Mengutamakan penanganan satu ruas jalan sampai tuntas secara
berkelanjutan sesuai ketersediaan anggaran baik yang berasal dari APBD
maupun APBN. - Meningkatkan kondisi permukaan mantap ruas jalan provinsi melalui kegiatan peningkatan Jalan seperti Pelebaran Jalan, Betonisasi Jalan, Perbaikan Struktur Jalan. Kegiatan Rehabilitasi Jalan (seperti Pelapisan Ulang Aspal). Kegiatan Rehabilitasi Jembatan (seperti Perbaikan Struktur Jembatan, Pelebaran Jembatan) dan pemeliharaan rutin Kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan (seperti Kegiatan Pengecatan dan Pemeliharaan Pohon Ayoman, Kegiatan Pengecatan Patok Pengaman Jalan, Kegiatan Pembersihan Ruang Milik Jalan, Kegiatan Pembersihan Saluran, dan Kegiatan Penambalan Lubang), Kegiatan Pemeliharaan Rutin Jembatan (Kegiatan Pengecatan Jembatan, Kegiatan Pembersihan Jembatan).
- Melakukan survey kondisi jalan Dan survey kondisi Jembatan melalui system PKRMS (Provincial Kabupaten/Kota Road Manajemen System) 4x dalam setahun dan Bridge Management System (BMS) yang dilaksanakan oleh BPJ Wilayah se Jawa Tengah.
- Pemanfaatan kebijakan pemerintah pusat melalui Program Strategis Nasional (PSN) dalam mengatasi ruas – ruas jalan yang belum memenuhi standar teknis jalan kolektor.
- Penggunaan Asbuton dalam kegiatan penanganan dan pemeliharaan jalan dalam rangka meningkatkan kandungan dalam negeri.
- Melibatkan peran serta masyarakat melaui aduan kerusakan jalan Dan Jembatan.
Dengan adanya MAS LANTAS diharapkan dapat meningkatkan prosentase kondisi permukaan jalan mantap untuk jalan provinsi setiap tahunnya secara berkala sehingga seluruh ruas jalan provinsi dapat tuntas penanganannya.

DPUBMCK Jateng Tingkatkan Pelayanan dengan DI PETA
SEMARANG – Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (DPUBMCK) Provinsi Jawa Tengah terus berinovasi memperbaiki pelayanan. Salah satunya dengan bertransformasi menggunakan teknologi dalam menerima tamu melalui digitalisasi penerimaan tamu (DI PETA).
DI PETA belum sepenuhnya digunakan. Saat ini masih dalam tahap uji coba selama dua pekan untuk melayani tamu di DPU BMCK Jateng.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah Dr. Ir. AR Hanung Triyono, M.Si, melaunching DI PETA secara resmi Hotel d’Season Premiere Jepara, Senin (8/7) malam. Nantinya tamu yang datang akan diarahkan untuk scan barcode di meja resepsionis. Para tamu bisa langsung mengisi data diri melalui smartphone mereka atau bisa juga melalui tablet yang telah disiapkan oleh penjaga.
Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian DPUBMCK Jateng, Tantri Swasining, SP, M.E.NG, menyampaikan tujuan dibuatnya aplikasi DI PETA ini untuk memudahkan pendataan pengunjung secara periodik. Sekaligus menyatukan informasi data pengunjung dan jejak digital secara efektif, efisien serta akuntabel. Sehingga DPUBMCK bisa mewujudkan pelayanan penerimaan tamu yang mudah, cepat dan efisien.
“Saat ini masih dalam tahap uji coba. Ke depan kita punya beberapa balai yang nantinya juga akan diarahkan ke sana (menggunakan DIPETA),” jelasnya.
Lebih lanjut kata Kasubag Umum dan Kepegawaian Tantri, melalui digitalisasi maka pendataan bisa dilakukan dengan lebih mudah. Arsip juga tersimpan rapi dan mudah dicari. Berbeda dengan manual, akan merepotkan jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan seperti banjir. Buku rawan tenggelam dan rusak. “Lewat DIPETA ini jelas lebih efektif, arsip lebih tertata rapi, dan data juga lebih aman,” imbuhnya.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Dr. Ir. AR Hanung Triyono, M.Si, mengatakan melalui DI PETA pemetaan kebutuhan tamu akan lebih jelas. Terlebih DPUBMCK Jateng melayani tamu dengan berbagai kepentingan. “Dinas kami banyak melayani tamu dengan berbagai kepentingan. Ada yang konsultasi dan sebagainya. Harapannya nanti (lewat DIPETA) tidak ada tamu liar,” ungkapnya.
Sebab melalui aplikasi tersebut jelas tertulis nama, nomor identitas, serta jenis keperluan, hingga swafoto pengunjung. Sehingga data pengunjung benar-benar valid. “Dengan digital maka pelayanan masyarakat lebih pasti, dan nanti akan terus kita evaluasi dan perbaikan,” tandasnya.

Inovasi Rampung Bayar Raih Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan prestisius dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Jateng 2023. Inovasi yang digagas ini, diberi nama “Rampung Bayar”, memperoleh peringkat teratas dalam daftar Top 10 Inovasi KIPP Jateng tahun ini.
“Inovasi Rampung Bayar” merupakan solusi revolusioner yang dirancang untuk memperbaiki sistem transaksi keuangan dan monitoring kegiatan di lingkungan Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah. Mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), inovasi ini memberikan kemudahan dalam verifikasi dokumen penagihan termin, Manajemen Kontrak (MC), dan proses pembayaran serta pencairan biaya perjalanan dinas.
Dengan menerapkan “Rampung Bayar”, proses administrasi dan keuangan di Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah menjadi lebih efisien dan transparan. Dokumen-dokumen penagihan termin dan MC dapat diverifikasi dengan cepat dan akurat oleh sistem AI, memastikan bahwa setiap transaksi berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain itu, inovasi ini juga memungkinkan proses pembayaran dilakukan secara langsung setelah verifikasi selesai, sehingga tidak ada lagi keterlambatan dalam pelunasan. Hal ini memberikan keuntungan bagi para kontraktor dan pihak terkait, yang dapat menghindari kemacetan dalam alur pembayaran dan pencairan dana.
Tidak hanya itu, “Rampung Bayar” juga dilengkapi dengan fitur monitoring yang mendetail, memungkinkan pihak terkait untuk melacak setiap transaksi secara real-time. Dengan demikian, pengawasan terhadap penggunaan dana dan pelaksanaan proyek dapat dilakukan dengan lebih efektif dan akurat.
Penghargaan Top 10 Inovasi KIPP Jateng 2023 yang diraih oleh “Rampung Bayar” merupakan pengakuan atas kontribusi luar biasa Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah dalam menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Keberhasilan ini diharapkan menjadi dorongan bagi instansi lain untuk terus mengembangkan inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik di Jawa Tengah.











