gubernur-jawa-tengah-ganjar-pranowo_20171025_131045

Gubernur Jateng Resmikan Lima Fly Over Sekaligus di Brebes

TRIBUNJATENG.COM, BREBES – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meresmikan lima proyek infrastruktur secara bersamaan, di Fly Over Dermoleng, Kabupaten Brebes, Rabu (25/10/2017). Peresmian ditandai dengan pembunyian sirine.

Lima proyek tersebut antaralain paket pembangunan Fly Over Dermoleng, Kabupaten Brebes, penyedia konstruksi PT Adhi – CDI KSO masa pelaksanaan 180 Hari dengan nilai kontrak Rp 64.299.093.100,00

Paket pembangunan Fly Over Klonengan, Kabupaten Tegal, penyedia konstruksi PT Hutama – Maratama KSO, masa pelaksanaan 180 Hari sejak 29 Desember 2016, Nilai Kontrak Rp 112.417.000.000,00

Paket pembangunan Fly Over Kesambi, Kabupaten Tegal, penyedia konstruksi PT Abipraya – Eskapindo KSO, masa Pelaksanaan 180 Hari sejak 23 Desember 2016, dengan nilai kontrak Rp 58.716.900.000,00

Paket Pembangunan Fly Over Kretek, Kab Brebes, penyedia Konstruksi PT Adhi – CDI
KSO, masa pelaksanaan 180 Hari sejak 23 Desember 2016, senilai kontrak Rp 82.987.679.500,00

Pelebaran Jalan Teuku Umar-Jl Setiabudhi (Pembangunan Underpass Jatingaleh) Kota Semarang, sepanjang 1,300 kilometer, sumberdana dari APBNÂ TA 2015-2017 Rp 62.910.922.000,00, dengan Penyedia Jasa PT. Armada Hada Graha.

Saat peresemian, Ganjar mengungkapkan, latar belakang dibangunnya Fly Over ini adalah adanya kemacetan arus lalulintas yang jadi tradisi tiap tahun ketika arus mudik Lebaran. Adanya fly over ini diharap persoalan tersebut tertangani.

“Ini kerja seperti bandung bondowoso, pekerjaan selama 4,5 bulan ini sangat cepat. Saya sampaikan ke masyarakat sekitar Fly Over, selama ini sudah aktif bekerjasama dalam pembebasan lahan,” katanya.

Ia juga mengapresiasi kinerja para petugas lapangan dari Kementerian PUPR yang ia nilai bekerja ekstra.

“Kita doakan masyarakat yang mudik ke Jateng tidak kecut rahinya (wajahnya) tapi mesem penuh kebahagiaan,” ungkap Ganjar.

Bupati Brebes, Idza Priyanti mengungkapkan, adanya Flay Over ini tentu akan mengurangi tingkat kepadatan arus lalulintas. Utamanya ketika musim arus mudik Lebaran.

“Jika sebelumnya jalan-jalan di Brebes selalu macet, kemarin saat Lebaran dan sekarang sejak adanya Fly over maka semuanya lancar,” katanya. (*)

 

 

foto berita tol pml btg

Tol Pemalang-Batang Ditargetkan Beroperasi 7 Juni 2017

 

Robby Bernardi – detikNews
Share 0Tweet Share 013 komentar
Tol Pemalang-Batang Ditargetkan Beroperasi 7 Juni 2017
Pengerjaan Tol Pemalang-Batang, Sabtu (20/5/2017). Foto: Robby Bernardi
Pemalang – Pengerjaan tol Pemalang-Batang sepanjang 39,2 Kilometer dikebut. Ditargetkan tol ini akan bisa dilalui pengguna jalan pada 7 Juni 2017.

Pantauan di lokasi, Sabtu (20/5/2017), para pekerja sedang membangun jembatan, fly over dan pengecoran lean concrete (LC).

“Semuanya sudah nyambung dari ujung ke ujung. Hanya, LC-nya itu baru sekitar 55 persen,” jelas Pimpro Pemalang Batang Tol Road (PBTR) Tri Mulyo kepada wartawan di lokasi pembangunan tol, Sabtu (20/05/2017).

Pengerjaan Tol Pemalang-Batang. Foto: Robby Bernardi

Di jalur tol sepanjang 39,2 KM tersebut terdapat 14 jembatan permanen dan 7 jembatan temporary untuk mempersiapkan jalur fungsional lebaran 2017.

Dari 14 Jembatan permanen, jembatan di Comal menjadi yang terpanjang dengan panjang hampir 300 meter.

Di antara jembatan-jembatan temporary, terdapat satu jembatan bailey di sungai Sragi dengan panjang 70 Meter. Sedangan jembatan-jembatan sementara lainnya menggunakan baja dengan panjang 8 meter hingga 20 meter.

Pembangunan beberapa flyover sudah selesai. Sedangkan beberapa lainnya masih dikebut, salah satunya fly over di Comal yang memiliki panjang 250 meter.

Di lokasi yang terletak di Comal Baru, tampak para pekerja sedang memasang girder sepanjang 50 meter dengan berat 130 ton. Setelah girder-girder terpasang, nantinya akan dipasang rangka beton.

“Kalau untuk fungsional,timbunan sudah pada angka 85 hingga 90 persen. sedangkan untuk LC baru sekitar 55 persen. Tanggal 7 (Juni) itu diharapkan sudah bisa dilalui,” tabah Tri Mulyo.

Di Jalur tol Pemalang-Batang ini, PBTR menyiapkan dua rest area. Yakni rest area temporary di Kalang Depok di wilayah Pemalang dan rest area Candiareng, wilayah Batang.

“Di rest area ini, selain sebagai tempat istirahat juga ada pemenuhan kebutuhan BBM dari Pertamina” terang Tri Mulyo.

Fungsionalisasi Tol Pemalang-Batang diharapkan bisa memecah arus kendaraan di Jalur Pantura pada musim mudik lebaran nanti.

“Kami akan melakukan pemasangan rambu-rambu petunjuk dan informasi, sehingga akan mempermudah para pemudik dalam mengambil arah,” katanya.

Sedangkan untuk mengantisipasi adanya crowded (macet) parah dalam tol seperti tahun lalu di Brebes, PBTR telah mengantisipasi dengan adanya exit tol fungsinal temporary. Exit tol ini ada di beberapa titik pertemuan jalur dengan jalur reguler, yang dilengkapai dengan papan petunjuk arah.
(sip/sip)

sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3506762/tol-pemalang-batang-ditargetkan-beroperasi-7-juni-2017